Antara

‘Manusia adalah makhluk relasional’, demikian kata Gabriel Marcel. Anda boleh setuju, boleh samasekali tidak setuju, boleh juga setuju bersyarat. Akan tetapi sebaiknya jangan setuju ikut-ikutan. Kata antara mengandaikan adanya dua atau lebih hal yang saling berhubungan; baik real maupun abstrak, dan oleh sebab itu suatu antara bisa nyata kelihatan (spacial) tetapi bisa juga abstrak (non-spacial). Demikianlah antara bisa berupa jarak walau sebenarnya itu sangat berbeda dengan jarak.Manusia merefleksikan relasinya dengan manusia lain dalam konteks antara. Percaya atau tidak, tak jarang manusia yang tertipu oleh dua tipe antara; fisik (spacial) dan non-fisik (non-spacial). Orang sering berkata ‘dekat tetapi jauh, jauh tetapi dekat’. Seseorang bisa tinggal berjauhan dengan keluarganya, namun sangat dekat dengan mereka. Sebaliknya, orang bisa tinggal bersama keluarganya namun ‘jauh’ dari merkea. Demikian halnya dalam lapisan sosial; antara pemimpin dengan yang dipimpin, antara pengajar dengan yang diajar, antara produsen dengan konsumen, dan sejenisnya. Mengisi dan memberi wujud yang benar pada banyak ‘antara’ dalam hidup, akan membuat hidup ini penuh makna dan pada waktunya melahirkan masyarakat yang sejahtera.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

w

Connecting to %s


%d bloggers like this: